Newsletter subscribe

MOVEMENT

Nah ini dia 5 Jagoan Hip-Hop dari Indonesia Timur

Foto : Istimewa
Posted: October 29, 2019 at 8:37 am   /   by   /   comments (0)

Perkembangan musik di Indonesia memang sedang berada pada langkah yang positif. Tiap-tiap pulau, terutama yang berada di luar pulau Jawa, mulai menyuplai musisi-musisi penuh bakat yang tentunya mampu bersain dengan musisi asal Jawa.

Seperti itu pula yang terjadi dalam genre hip-hop di tanah air kita. Untuk musik ini, sudah tidak bisa lagi dipungkiri seberapa cepat perkembangan yang nampak. Para pelaku-pelaku tua banyak yang menapak kembali, namun para nama-nama barulah yang seakan menjadi haus untuk berkarya.

Nah, membahas musik hip-hop di Indonesia, dalam tulisan ini SUPERMUSIC sudah merangkum 5 nama dalam gelombang musik hip-hop yang melantang dari ujung timur Indonesia. Ya, para saudara dari timur ini mampu mengimbangi—atau bahkan menyaingi—rapper dan musisi hip-hop yang berkarya dari manapun itu, dari luar negeri sekalipun!

Penasaran siapa saja mereka? Yuk, langsung aja baca lengkapnya di bawah ini:

***

1. DXH Crew

Membuka daftar ini, rasanya DXH Crew cocok untuk dibahas. Mengapa begitu? Karena musik-musik dari grup rap asal Jayapura ini sangat menggebrak. Berbekal attitude yang tidak kenal takut, mereka melantangkan bagaimana dan apa suara mereka—suara dari timur yang terdengar cukup keras.

Grup yang satu ini merupakan kelompok yang namanya sudah cukup matang di peredaran hip-hop Papua, terutama di Jayapura. Dikenal dengan nama DXH Crew, grup ini resmi berdiri pada tahun 2011 silam. Ajaibnya, di antara para penggeraknya dari awal diberdirikan, tercata bahwa DXH Crew sudah berhasil menelurkan sekitar ratusan trek hip-hop. Merekapun sudah memiliki sebuah album yang bertajuk Bintang Kejora.

Musiknya sudah tidak bisa dipungkiri lagi—rap yang gahar. Dialek lokal Papua juga kerap hadir dalam musik-musik mereka. Jebolan terbaru mereka adalah sebuah trek bertajuk “Jay Fire”—kata “Jay” di judulnya itu untuk “Jayapura”, dan mereka benar-benar mengupasnya dengan gahar. Coba dengarkan mereka dulu, deh!

2. Waena Finest

Waena Finest yang terbentuk sejak 2015 telah menulis sekitar 200-an lagu dan merilis tiga album kompilasi yang kebanyakan tertampung di Reverbnation. Waena Finest berawal dari komunitas The Crossing Hip-Hop Comunity yang terbentuk pada 2009. Komunitas yang terdiri dari beberapa grup hip hop di Jayapura, seperti Why Village, One Street, Rap2W, Fourtenkey, B13, dan Waena Sound ini memiliki markas besar di Waena.

Waena Finest, namanya itu ada benarnya, lho! Terbentuk pada tahun 2015 kemarin. Grup ini sudah melahirkan sekitar 200 lagu dan tiga album kompilasi pula. Kalian bisa melacak lagu-lagu mereka di Internet melalui akun resmi Reverbnation mereka.

Bermuara dari komunitas The Crossing Hip-Hop Community yang berdiri pada tahun 2009, perserikatan tersebut kemudian mempertemukan lakon-lakon di balik Waena Finest. Dalam berkarya, masing-masing dari anggotanya memiliki ciri khas dan style-nya masing-masing, hal ini menjaga kesegaran musik mereka dan menggarisbawahi karakteristik mereka sebagai sebuah grup rap di timur Indonesia. Penasaran? Cek salah satu lagu dari personilnya

3. Joe Million

Buat kalian yang memang mengikuti pergerakan dan perkembangan musik hip-hop lokal, tentunya nama Joe Million sudah bukan lagi nama asing di telinga kalian. Sebagai orang yang berasal dari tanah Merauke, Joe Million bisa pula dikatakan sebagai salah satu musisi hip-hop jebolan Indonesia Timur yang paling berhasil–walau kini ia sudah menetap di pulau Jawa. Namun, tentu saja keberhasilannya itu tidak datang dengan sendirinya. Kualitas dari karya-karya yang ia luncurkanlah yang paling berbicara. Jika kalian hendak menilai seorang pria bernama asli Jaya Wijaya Nababan ini—percayalah, biarkan karya-karyanya yang berbicara.

4. MukaRakat

Meski berdomisili di Denpasar, Bali; grup rap yang satu ini gak pernah kendor melantangkan suara-suara dari bagian timur Indonesia nih! MukaRakat adalah sebuah grup yang bukan lagi anak kemarin sore dalam menyusuri pasang surutnya bermusik hip-hop. Awalnya, grup ini digawangi leh delapan orang eks personil Ruteng Clan, sebuah grup hip-hop asal Ruteng, NTT. Bertemu kembali di Pulau Dewata, mereka kembali bermusik dan membentuk MukaRakat, ada pula tambahan wajah baru dari Papua yang masuk.

5. Keilanboi

Sama seperti Joe Mill—Keilanboi juga dicanangkan menjadi sosok musisi hip-hop jebolan timur yang mampu berkata banyak melalui karyanya. Berasal dari Timur, namun namanya itu sudah tidak lagi asing di Jakarta, terutama usai merilis single debutnya, “Stay Sans”. Dalam berkarya, dialek timur masih lekat dan sering hadir saat ia berada di balik kendali microphone.

Tidak hanya itu, Keilanboi juga merupakan rapper yang bernaung di bawah kolektif BLVCKMINDS dan sempat di Underground Bizniz Club (UBC).

Sumber : supermusic.id

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website