Newsletter subscribe

MOVEMENT

Pergerakan Ujungberung Rebels dan Band Metal Ternama di Indonesia

Posted: November 4, 2019 at 6:47 am   /   by   /   comments (0)

Di ujung timur Kota Bandung terdapat sebuah daerah yang bernama Ujung Berung yang menjadi pelopor musik underground di Indonesia dari komunitas yang bernama Ujungberung Rebels. Berdiri sejak tahun 90-an komunitas ini melahirkan band metal ternama, sebut saja Burgerkill, Jasad, Forgotten yang telah memiliki banyak prestasi hingga dikenal di mancanegara.

Salah satu pelopor komunitas Ujungberung Rebels, Iman Rahman Angga Kusuma atau yang akrab dengan sapaan Kimung, menceritakan, komunitas ini bermula dari sekumpulan pemuda pecinta musik cadas seperti Metal, Death Metal, Heavy Metal, serta Grind Core. Dari komunitas ini lahir berbagai band yang melakukan pertunjukkan dari panggung ke panggung.

“Ujung Berung itu punya culture musik yang kuat, ketika pengaruh musik metal pada tahun 89-an kami memutuskan untuk total mendalami musik tersebut, disisi lain musik metal menyelamatkan hidup kami, karena pada saat itu banyak pemuda yang larinya kalau gak jadi preman ya masuk geng motor,” tutur Kimung saat ditemui beritabaik.id di Atap Promotion, Jalan Simfoni Kota Bandung.

Event musik cadas pun sering kali digelar oleh Ujungberung Rebels, sebut saja event musik ‘Bandung Berisik’ yang menjadi event musik underground terbesar se-Asia Tenggara berasal dari komunitas ini. Dengan menampilkan beragam genre musik metal underground yang siap menghibur pecinta musik metal.

“Event Bandung Berisik ini pelopor event musik metal pertama di Indonesia, setalah Bandung Berisik muncul, akhirnya menginspirasi daerah lain untuk membuat event musik serupa,” katanya.

Selain berkarya dalam dunia musik, Ujungberung Rebels menggunakan tema musik underground membuat Industri creative melalui studio rekaman, clothing line, desain grafis, yang secara tidak langsung membangkitkan perkenomian masyarakat yang tinggal di sekitarnya,

“Walaupun sering kali stigma negatif tentang musik underground bermunculan, namun kita tetap membuktikan walaupun aliran musik kita keras, tetapi kita masih bisa bermanfaat bagi yang lain, salah satunya dengan membuka lapangan kerja. Kan kalau bisnis kaos sablon itu membutuhkan banyak tenaga, jadi kita juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” jelas Kimung.

Menjadi bagian dari masyarakat Sunda, Ujungberung Rebels juga sering menggelar kegiatan budaya tradisional seperti latihan angklung maupun bela diri benjang, selain itu dari Ujungberung Rebels, lahirlah sebuah grup musik Karinding Attack yang mengkolaborasikan karinding dengan musik metal yang menghasilkan alunan musik ciamik.

Source : Beritabaik.id

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website