Newsletter subscribe

INDUSTRIE

Moment Akhir Tahun, Dijadikan Momentum Down For Life Release Video Single “Mantra Bentala”

Posted: December 31, 2019 at 9:19 am   /   by   /   comments (0)

Berselang 2 tahun setelah rilisan mini album “Menantang Langit” dalam format
7’ vinyl oleh demajors Records, yang mengantarkan down for life untuk kedua
kalinya masuk dalam nominasi AMI Awards 2018 melalui single Liturgi
Penyesatan (versi akustik). Mesin perang metal dari kota Solo ini, bersiap
menghantam kembali dengan album baru. Ini akan menjadi album keempat
mereka yang rencananya akan rilis di tahun 2020 dibawah naungan Blackandje
Records, salah satu records label musik keras terdepan di Indonesia.
Sebagai pembuka album tersebut, pada tanggal 25 Desember 2019 ini akan
dirilis sebuah video dari single berjudul Mantra Bentala. Ini juga menjadi
hadiah Natal bagi Pasukan Babi Neraka, sebutan bagi penggemar down for life,
dan metalhead umumnya dari down for life dan Blackandje Records. Video ini
dikerjakan oleh A Aditya Alamsyah a.k.a Pepeng, seorang editor yang banyak
mengerjakan beberapa film nasional dan Eriks Setiawan Bhulut. Mereka
menggumpulkan dan menyunting footage footage penampilan down for life di
berbagai panggung dari kurun waktu 2016 – 2019 dari beberapa fotografer dan
videographer yaitu Tebby Wibowo, Iwan Siregar, Tossa Rahardiyan, Chandra
Bedjo dan Anggula. Konsep video dengan juga mencantumkan lirik karena ingin
lebih membumikan dan menjelaskan esensi tema bermusik down for life. Untuk
album baru nanti.

Mantra Bentala adalah pembuka dari album baru down for life yang judulnya
masih belum ditentukan. Single ini direkam oleh Adria Sarvianto di Dark Tones
Studio di daerah Cijantung Jakarta Timur milik Blackandje Records pada bulan
Oktober – Desember 2019. Mitra Ananda Rizki dari Blackandje Records menjadi
eksekutif produser dan Stephanus Adjie bersama Adria Sarvianto sebagai
produser untuk single ini. Mixing dan editing dikerjakan Adria di 31db Studio
Tebet, dengan masukan dari Yossy Suherman yang biasa memegang kendali
sound saat down for life manggung. Sementara mastering oleh Benito Siahaan di
Mogmog Studio Jakarta. Fasilitas peralatan yang sangat mendukung di Dark
Tones Studio membuat proses rekaman dan paska rekaman sangat bisa
maksimal dengan menghasilkan sound yang diinginkan. Bagi down for life
sendiri ini merupakan progres yang menarik secara musikalitas maupun
produksi dengan dukungan penuh dari Blackandje Records.

Aransemen musik dasar Mantra Bentala oleh Isa Mahendrajati yang kemudian
dikembangkan bersama di studio saat rekaman oleh Rio Baskara, Muhammad
Abdul Latief dan Mattheus Aditirtono sementara lirik dikerjakan oleh Adjie.
Proses pembuatan lagu ini agak berbeda dengan lagu – lagu down for life di
album – album sebelumnya yang digarap secara jamming saat latihan. Mantra
Bentala langsung digarap saat rekaman setelah sebelumnya Isa merekamnya
kemudian membagikan ke personil yang lain. Ini dikarenakan jarak dan domisili
personil yang terpisah antar kota, tapi itu bukan menjadi penghalang tetapi
tantangan yang harus dihadapi. Kondisi sosial politik menjadi inspirasi Adjie
dalam menulis lirik lagu Mantra Bentala, yang kemudian dikemas dalam

balutan kosakata spiritual khas down for life. Mantra yang berarti doa dan
Bentala yang dalam bahasa Jawa berarti bumi atau tanah. Dalam ajaran Jawa
(Kejawen), Bentala digambarkan dalam warna hitam yang sering
menggambarkan sifat keserakahan dan keburukaan manusia. Beberapa teman
membantu mengisi suara latar yaitu Mattheus (down for life), I Gede Oka
Wibawa (demajors), Marungkup Tua Hutahuruk (Mossak) dan Adjie bersama
Adria sendiri.

Mantra Bentala adalah pembuka untuk album baru down for life dan video klip
ini menjadi kado Natal bagi penggemar musik keras dari Blackandje Records.
Selamat Hari Natal..damai dan kasih Natal untuk kita semua. Hail..Hail..Hail..!

https://youtu.be/EGlWebQV2AA

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website