Newsletter subscribe

MUSIC

Tanda Langkah Electronic Sci-Pop HMGNC Menuju Album Keenam

Posted: January 23, 2020 at 11:26 pm   /   by   /   comments (0)

Lingkar mata tengah merona gelap, seolah memberi tanda bahwa sudah lama ia tak memejam. Beberapa hari terjaga tersebab kabar tak enak yang harus dicarikan pemecahaannya. Rencana-rencana dan agenda berkecamuk memenuhi isi kepala, bahkan mencari sandaran-pun nyaris tak ada. Untungnya, ada kabar celah untuk sedikit meredakan untaian kerumitan. Memberi warna sedikit terang meski saya sedang berjalan dengan electronic sci-pop HMGNC.

Ya, bersama “When Love Awaits”, rilisan anyar HMGNC, saya sukses melupakan problema moral yang mendera. Menikmati alunan beat-beat non organik dengan synth dan instrumen-instrumen lain yang menyenangkan. Kekuatan karya HMGNC yang kembali melangkah melanjutkan perjalanan mereka dengan single terbaru.

“When Love Awaits” yang rilis secara digital itu menjadi sebuah karya yang telah melalui aneka tahapan proses intensif. Menemukan titik skenario untuk mencapai hasil yang terbaik. Sama halnya dengan proses yang saya alami, dalam mencari solusi terbaik dengan penggalan emosi yang sedikit diturunkan tensinya.

HMGNC sedang melakukan penggalian emosi untuk kembali diceritakan melalui lagu-lagunya. “When Love Awaits” bertutur tentang kisah pasangan yang dipisahkan oleh tujuan hidup yang berbeda. Mereka percaya suatu hari nanti bisa bersama lagi setelah masing-masing dari mereka menyelesaikan tujuan dan impiannya masing-masing untuk hari esok yang lebih baik.

“When Love Awaits” juga menjadi penanda kembalinya HMGNC ke ranah musik tanah air setelah dua tahun lebih terpaut dari album kelima-nya yang bertajuk eponymous “HMGNC”. Jika dirunut secara pergeseran jaman saat ini, dua tahun dianggap waktu yang cukup lama terdiam. Karena bagi sebuah band, pergerakan yang sebenar-benarnya adalah dalam penciptaan karya. Semakin kuat karya yang dihasilkan oleh sebuah band maka semakin kuat pula pergerakan yang dihasilkan.

Single yang diproduksi Dina Dellyana (keyboard), Amandia Syachridar (vokal) dan Grahadea Kusuf (synths, programming) menjadi titik kejutan – kejutan HMGNC yang akan dihadirkan dalam bulan-bulan mendatang, jembatan single-single berikutnya yang segera dirangkai menjadi album studio keenam.

Perjalanan karya HMGNC sejak tertulis Homogenic dalam 18 tahun di dunia musik, telah melalui perjalanan yang unik. Bukan tanpa alasan pula hingga hari ini mereka terus bertahan. Setiap album, setiap langkah yang mereka tempuh, tidaklah semata-mata terbentuk dari keinginan sekadar bermusik belaka. Perubahan format band, kesibukan masing-masing personel, eksplorasi musik yang semakin mendalam terus menerus menempa dan membentuk karakter HMGNC sampai sekarang. HMGNC tetaplah HMGNC, yang selalu mengusung musik elektronik.

Apresiasi semacam Voice Independent Music Awards (VIMA) tahun 2013, dimana HMGNC berhasil meraih tiga penghargaan, yaitu Best Electronic Dance Song, Best Electro Dance Act dan Thank You for Existing Awards,tentunya bukan pepesan kosong. Jelas ada pengakuan yang luar biasa atas kiprahnya. Sama halnya di tahun 2015, ketika video klip “Memories That Last a Dream” meraih penghargaan sebagai 1 dari 10 video klip terbaik kuartal kedua versi Rolling Stone Magazine Indonesia.

Begitulah, eksistensi HMGNC yang panjang tampak jelas menggambarkan ambisi mereka dalam bermusik hingga jelang dua dekade berkarya. Mereka tak juga menunjukkan tanda-tanda untuk berhenti. Bagi HMGNC bermain musik adalah tentang terus melaju, menjelajah berbagai macam kemungkinan baru dalam bermusik, apapun itu.

Dan saya siap menunggu tanda langkah HMGNC berikutnya.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website