Newsletter subscribe

MUSIC

“Seraya” Single Akan Pesan Terakhir dari Lokamusik

Posted: February 28, 2020 at 10:38 pm   /   by   /   comments (0)

Memasuki bulan kedua di tahun 2020, kolektif musik Loka’ kembali merilis karya terbarunya : Seraya. Lagu ini merupakan single terbaru mereka setelah melepas Tuai di
awal Januari lalu.

Melalui Seraya, Loka’ bercerita tentang konsep terlahir kembali. Perihal memandang
dunia yang penuh sinisme dan kemarahan melalui sudut pandang sebaliknya. Yang memilih jalan tenang menyelesaikan masalah seraya mengamini bahwa segala friksi bisa diredam
hanya dengan kemauan dan kemampuan berbicara. Walau akhirnya, mesti mengambil resiko
dipandang naif oleh khalayak.

Seraya direkam di Prolog Studio dan Rucs Records. Proses mixing dan mastering oleh
Dimas Martokoesoemo di ALS Studio serta artwork oleh Reza Yuspa.
Beriringan dengan Seraya, Loka’ juga merilis digital single Tuai yang dapat didengarkan
di layanan streaming musik seperti Spotify, YouTube Music dan Apple Music.

Tentang Loka’
Loka’ adalah kolektif musikal berbasis di selatan Sulawesi yang dibentuk oleh Juang Manyala & A Reza Grenaldi pada pertengahan 2016. Kolaborasi ini dimulai sebagai project soundtrack untuk film dokumenter Silent Blues of the Ocean.

Karena kebutuhan mereka dalam eksplorasi musik perkusi, mereka berdua merekrut musisi muda berbakat Muh Firman sebagai drummer. Dibantu oleh beberapa musisi lain, mereka akhirnya menyelesaikan soundtrack untuk film tersebut yang sekaligus mini album pertama Loka’.

Seiring dengan eksplorasi bermusik, formasi Loka’ kini bertambah dengan Daniel Mailangkay sebagai bassist, Kevin Gonsaga yang memainkan keys, Dralls yang mengelola synth & sequencer, dan Ian Hamzah sebagai pelantun. Loka’ dideskripsikan oleh beberapa insan musik sebagai band experimental rock-jazznoise- esque. Tapi, mereka menyebut musik mereka sebagai musik “pop” —– dengan ciri mereka sendiri.

IG : @lokamusik
Loka’ MGMT : 0811 444 09 44 (Mistrianie)

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website