Newsletter subscribe

ROCKLINE

Virus Corona, Anak Muda Harus Paham Info Terkait Virus Tersebut

Posted: March 3, 2020 at 10:52 am   /   by   /   comments (0)

Sejumlah langkah pencegahan juga dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI). Salah satunya dengan memberikan informasi agar publik memahami berbagai hal terkait Virus Corona. Melalui situs Infeksi Emerging, Kemenkes merilis sejumlah informasi penting yang perlu diketahui publik, mulai dari gejala, bahaya hingga mekanisme penularan Virus Corona. Berikut ini sejumlah info penting dari Kemenkes yang dilansir pada 5 Februari 2020 tersebut.

1. Apa itu Virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCoV)?

Novel coronavirus (2019-nCoV) atau Virus Corona merupakan jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus termasuk keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia, Virus Corona menyebabkan penyakit flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

2. Apakah Novel Coronavirus (Virus Corona) sama seperti SARS?

SARS adalah coronavirus yang diidentifikasi pada tahun 2003 dan termasuk dalam keluarga besar virus yang sama dengan Novel Coronavirus. Namun keduanya berbeda jenis virusnya. Gejalanya mirip dengan infeksi 2019-nCoV, namun SARS lebih berat.

3. Apa gejala Virus Corona (2019-nCoV)?

Gejala umum infeksi Virus Corona adalah berupa demam ≥380 derajat celcius, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak napas. Jika ada orang dengan gejala ini pernah melakukan perjalanan ke China (terutama Wuhan), atau pernah kontak dengan penderita 2019-nCoV, maka orang tersebut harus menjalani pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.

4. Seberapa bahaya Virus Corona (2019-nCoV)?

Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi Virus Corona bisa menyebabkan gejala seperti pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Beberapa orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas.
Walaupun fatalitas penyakit ini masih jarang, namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi gangguan medis yang sudah ada sebelumnya (seperti, diabetes dan penyakit jantung), biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Infeksi virus ini terbukti dapat memicu kematian.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website