Newsletter subscribe

MUSIC

Nectura Rilis Album Kedua Dengan Sajian Materi yang Berbeda

Posted: March 16, 2020 at 2:25 pm   /   by   /   comments (0)

Grup metal asal Bandung, Nectura, baru saja merilis album kedua bertajuk ‘Narasi Penantang Dari Lanskap yang Ditinggalkan’ pada Jumat (13/3/2020). Album ini merupakan sekuel dari beberapa single yang pernah dikeluarkannya, seperti ‘Tirani Mati’ dan ‘Kawan Bukan Lawan’.

Saat ini, Nectura beranggotakan wajah-wajah lama di industri seperti Agung ‘Owang’ Suwandi (vokal), Irvan ‘Abo’ Hardian (Gitar), Hinhin ‘Akew’ Daryana (Gitar) dan dua personil anyar yang juga merupakan wajah lama, yakni Abdul ‘Abah’ Kandris (Drum) serta Aulia Akbar (Bas).

Terdapat 8 lagu pada album ‘Narasi Penantang Dari Lanskap Yang Ditinggalkan’ antara lain: ‘Bless Nectura II’, ‘Kultus’, ‘Setara’, ‘Tirani Mati’, ‘Jalang Terbuang’, ‘Sang Penantang’, ‘Narasi Basa Basi’, dan ‘Kawan Bukan Lawan’. Berbeda dengan debut albumnya, ‘Awake To Decide’ yang rilis pada 2014 silam, di album kedua ini, seluruh lagu disajikan Nectura dalam format Bahasa Indonesia.

Penggunaan lirik Bahasa Indonesia disebutkan oleh mereka sebagai upaya agar pendengar lebih mudah menyerap makna dari lagu-lagu yang disajikan dalam album. Dalam keterangan resminya, Nectura menyebutkan bahwa mereka berhasil keluar dari zona nyaman dalam menyajikan pakem musik.

Tengok saja single ‘Narasi Basa-Basi’ yang menjadi gerbang pembuka pendengar untuk menyelami album ini. Perpaduan metal yang berasal dari Amerika dan Eropa sedang coba dileburkan oleh kelompok metal yang sudah berdiri sejak 2012 ini. Riff gitar dengan nada-nada panjang nampak lebih mendominasi pada bagian solo. Rasanya, hal ini cukup berbeda dengan sajian musik di awal kemunculan mereka. Pada divisi lirik, Nectura coba menampilkan diksi yang lugas dan tegas.

Secara umum, isi materi di album ini lebih menekankan pada ajakan Nectura untuk pelaku seni, khususnya komunitas musik metal untuk saling menjabat lebih erat dan berkolaborasi dalam menjaga persaudaraan antar-sesama pelaku industri kreatif, khususnya dalam lanskap musik metal. Arah pesan itu, sebenarnya sudah terasa sejak mereka melepas ‘Tirani Mati’ dan ‘Kawan Bukan Lawan’, yang mana kedua lagu ini seakan merepresentasikan ajakan Nectura kepada pelaku musik metal untuk lebih bersatu lagi. Pasalnya, mereka menganggap saat ini Nectura melihat bagaimana nilai pertemanan dan persaudaraan yang selama ini dijaga oleh komunitas metal di Indonesia semakin ambigu.

“Ambiguitas nilai ini menjadi pesan penting yang ingin disampaikan pada seluruh pelaku metal tanah air Indonesia tercinta ini dengan harapan menjadi autokritik bagi individu yang merasa dirinya pelaku metal,” tulis mereka dalam keterangan rilis yang diterima Beritabaik.id.

Kini, album ‘Narasi Penantang Dari Lanskap Yang Ditinggalkan’ hadir dalam bentuk CD, yang juga dibarengi dengan berbagai merchandise pendukung lainnya.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website