Newsletter subscribe

ROCKZONE

Jack Ma Foundation Rilis Pedoman Penanganan COVID-19

Posted: March 22, 2020 at 2:07 am   /   by   /   comments (0)

Yayasan amal milik Jack Ma, pendiri Alibaba Group, berkolaborasi dengan sebuah rumah sakit di Cina untuk merilis pedoman penanganan COVID-19. Pedoman itu memuat pengalaman rumah sakit tersebut menangani penderita COVID-19, wabah yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi.

Tersedia dalam format digital dalam berbagai bahasa, pedoman ini disusun oleh puluhan ahli medis yang telah bekerja di garis terdepan menangani pasien COVID-19 di First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine (Rumah Sakit Rujukan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Zhejiang).

Perilisan pedoman ini diharapkan bisa membagi cara-cara terbaik melawan virus Corona kepada komunitas medis internasional. Selama periode 50 hari terakhir, rumah sakit tersebut telah menangani lebih dari 100 pasien positif COVID-19 yang di antaranya 78 pasien dalam kondisi kritis, tanpa catatan tenaga medis yang terinfeksi, salah diagnosis, ataupun kematian pasien.

“Saat ini, di mana pandemi telah menyebar secara global, pengalaman dan pembelajaran ini sangat berharga dan jadi bekal paling penting bagi tim medis,” tulis Jack Ma dalam kata pengantar pedoman itu. “Kami berharap, dengan pedoman ini, dokter dan perawat di daerah terdampak lainnya bisa belajar dari pengalaman ini, tanpa perlu mulai dari awal.”
Upaya yang terus berlanjut

Pedoman ini adalah langkah terbaru dari Jack Ma Foundation untuk membantu mengatasi penyebaran COVID-19. Sampai pedoman ini terbit, wabah COVID-19 telah menyebar ke lebih dari 165 negara dan menyebabkan kematian sedikitnya 7,900 orang di seluruh dunia.

Sejak awal Maret 2020, Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation telah bersama-sama menyumbang lebih dari 1,7 juta alat tes, 12 juta masker bedah, serta 60.000 baju pelindung medis kepada sejumlah negara yang telah terdampak virus ini, termasuk Spanyol, Italia, Korea Selatan, dan Jepang.

Pengiriman 500.000 alat tes diperkirakan bakal tiba di Amerika Serikat dalam minggu ini. Jack Ma Foundation juga bekerja sama dengan pemerintah Etiopia mendistribusikan alat tes dan suplai medis ke semua 54 negara di Afrika.

Jack Ma Foundation juga bekerja dari berbagai aspek untuk mengatasi wabah COVID-19. Bulan lalu, Yayasan mendonasikan US$2,15 juta (sekitar Rp33 miliar) untuk Peter Doherty Institute for Infection and Immunity di Australia, serta US$2,1 juta (Rp32 miliar) untuk Columbia University di New York demi mendukung riset dan pengembangan vaksin serta pengobatan terkait COVID-19.

“Krisis ini memberi tantangan besar bagi semua umat manusia di dunia. Pandemi yang kita hadapi hari ini tidak bisa diselesaikan oleh satu negara. Kita harus melawan virus dengan bekerja bersama-sama,” kata Ma dalam sebuah pernyataan di Twitter.

“Saat ini, kita tidak bisa mengalahkan virus ini kecuali dengan menghilangkan batasan sumber daya, berbagi keahlian, dan pengalaman yang berharga.”

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website