Newsletter subscribe

MOVEMENT

Neonomora, penyanyi indie folk rock Jakarta rilis single baru.

Foto : dok.Neonomora
Posted: April 11, 2020 at 2:36 pm   /   by   /   comments (0)

Aral itu sedang tak melintang, juga tak pukang. Segala sesuatunya bagi saya adalah normal dan tak berlebihan. Ketika tubuh adalah media bagi manusia mengekspresikannya, maka taka da yang salah jika aneka teks yang ditulis pada aneka bagian tubuh adalah dominasi pikiran. Saya katakan dominasi karena sejatinya bukan tentang tubuh yang menjadi otoritas sang pemilik, melainkan untaian kata dan kalimat yang menjadi lirik sebuah lagu.

Demikianlah cara Neonomora memamerkan karya terbarunya dalam “I Wanna Believe in Love Again”. Sebuah single yang dituturkannya tentang sisi lain dirinya sendiri, cerminan diri mengenai apa yang terjadi di dalam kehidupan Neonomora selepas merilis album “Waters”, dua tahun yang lalu.

Neonomora adalah seorang penyanyi, pencipta lagu sekaligus seniwati visual. Karya terbarunya “I Wanna Believe in Love Again” sengaja dilepas untuk penikmat musik Indonesia. Single yang ia persiapkan menjadi pendahuluan sebelum akhirnya album ketiga hadir

“I Wanna Believe in Love Again” seperti membuktikan ungkapan kesekian kalinya Neonomora serius menggarap karya-karyanya. Produksi single ini menempatkan kembali nama Adityar Andra sebagai produser. Neonomora sepertinya cukup nyaman bekerja dengan produser pada single “Blinding” di album “Waters” itu. Tidak hanya disitu saja, Teddy Adhitya juga didapuk menjadi Vocal Director, sementara Ankadiov yang juga terlibat untuk produksi album Kunto Aji “Mantra-Mantra” berperan sebagai Sound Engineer bersama Bam Mastro. Musisi lain yang dilibatkan adalah Felix Bulix yang mengisi dominasi suara gitar, berkolaborasi dengan Lee Budle sebagai Master Engineer.

‘I Wanna Believe in Love Again’ dirilis dalam bentuk audio dan video. Untuk video liriknya sendiri telah rilis pada tanggal 29 Februari 2020 lalu. Video yang secara khusus digarap Neonomora bersama dengan Ricko Sandy sebagai co-director dan Fachrizal Helmi sebagai DOP , juga Ngurah Wirajaya sebagai Asisten Kamera. Video lirik ‘I Wanna Believe in Love Again’ menampilkan badan Neonomora yang ditulisi oleh lirik dari lagu ini.

Sesuatu yang menurutnya menjadi awal dirinya membuka diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

“Saya ingin sesuatu yang baru. Sejujurnya, karena pada awalnya saya menyadari betapa insecure-nya saya terhadap badan saya sendiri selama ini. Disini saya ingin membuka diri, dan cukup literal, saya benar-benar mau menunjukkan “kulit” saya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya,” ungkap Neonomora, seperti dituliskannya untuk HujanMusik!

Sebuah konsep kesadaran yang direngkuhnya, diluar masa tumbuh kembamngnya diberbagai tempat. Sejak dari Champaign-Illinois Amerika Serikat, Beijing-China, hingga Perth-Australia Barat.

Neonomora mulai dikenal sebagai musisi setelah mengeluarkan single pertamanya ‘You Want My Love’ pada November 2012. Lalu berlanjut single kedua “Fight” (2012), dan ketiga “Too Young” (2013). E.P. pertamanya yang bertajuk “Neonomora” (November 2013) tercatat menempati tangga 14 pada Album Terbaik Indonesia 2013 oleh Rolling Stone Indonesia, dan telah dinominasikan sebagai “Artist Pendatang Baru Terbaik Tahun Ini” oleh NET TV di bulan Mei 2014.

Neonomora diketahui juga memiliki riwayat kerjasama dalam sync licensing dengan label yang berbasis di Chicago, Minty Fresh.

Debut albumnya ‘Seeds’ diluncurkan sebagai premiere pada SoundsFair 24 Oktober, 2014. Sementara album keduanya “Waters” dirilis pada tahun 2018.

Dengan demikian ‘I Wanna Believe in Love Again’ adalah tahapan kembalinya Neonomora berkarya, dan kali ini lebih terbuka menjadi dirinya.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website