Newsletter subscribe

ROCKZONE

The Worst, Album Pendek Kedua dari Harrits Rizqi

Posted: June 24, 2020 at 1:18 pm   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Harrits Rizqi seorang musisi indi pendatang baru, merilis album pendek keduanya yang berjudul The Worst pada 23 Juni 2020. Album tersebut terdiri atas enam lagu, yaitu “The Birds”, “Times”, “The Exile”, “Ruin”, “Somewhere”, dan “Questions”. Album yang diproduksi oleh Runch Music Laboratory, Depok, ini dapat dinikmati di berbagai wadah dengar digital, seperti Spotify, Deezer, dan Apple Music. Sementara itu, lirik-liriknya dapat diakses di wadah lirik Genius.

Pengerjaan The Worst dimulai pada bulan Februari. Perekaman dilakukan di dua tempat, yaitu Runch Music Laboratory untuk vokal dan gitar, serta rumah sepupu Harrits di Cibinong untuk bas. Total waktu pembuatan album pendek tersebut sejak perekaman guide hingga pengunggahan lagu ke wadah digital berlangsung selama empat bulan.

The Worst bertema tentang kisah “orang-orang kalah”, yakni orang-orang yang merasa rendah diri, kehilangan arah, atau terbuang/tersisih dari kehidupan. Dengan keadaan seperti itu, mereka hanya dapat berandai-andai atau bertanya-tanya dalam pikiran. Penamaan “The Worst” sebagai judul album itu sendiri cukup unik karena terinspirasi dari kalimat pembuka dalam novel A Tale of Two Cities karya Charles Dickens.

“Ketika mencari judul yang tepat untuk album pendek ini, saya sedang membaca A Tale of Two Cities karya Charles Dickens. Berkali-kali kata the worst muncul dalam novel itu dan saya segera teringat akan suatu bagian dalam kalimat pertamanya yang indah itu: ‘It was the best of times, it was the worst of times …’ Lain kata, album ini dibuat pada masa yang terburuk, masa wabah. Namun, masa itu jugalah yang terbaik karena ia menantang pikiran untuk berusaha lebih. Juga karya ini adalah yang terburuk dari yang dapat saya bayangkan, tetapi yang terbaik sebagai yang dapat saya hasilkan. Terkait dengan itu, semua lagunya memiliki benang merah: menceritakan keadaan yang terburuk,” kata Harrits.

Tidak seperti album pendek pertamanya—Mata Seberang (2019)—yang menggunakan lirik berbahasa Indonesia, penulisan lirik berbahasa Inggris dalam The Worst dimaksudkan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. Selain itu, penulisan demikian dilakukan Harrits sebagai sebuah percobaan baru.

Melalui The Worst, Harrits berharap dapat mewarnai belantika musik Indonesia dan memperkayanya. Lebih lanjut, album pendek itu diharapkannya dapat menjadi batu pijakan untuk menghasilkan karya yang lebih bernilai pada waktu yang akan datang.

The Worst
Artist : Harrits Rizqi
Label : Runch Music Laboratory
Release Date : June 23, 2020
Format : Digital Release
Distribution : DistroKid

Tracklist
1. The Birds
2. Times
3. The Exile
4. Ruin
5. Somewhere
6. Questions

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website