Newsletter subscribe

SEART-B(H)UTAN

Pameran Karya Foto Demonstran Black Lives Matter

Posted: July 25, 2020 at 12:40 am   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID Organisasi dan galeri seni yang bernama Compound, akan meluncurkan sebuah program pameran kelompok virtual yang menghadirkan ragam karya fotografi yang memotret berbagai bentuk gerakan demonstrasi mengenai Black Lives Matter beberapa waktu lalu. Berjudul “The Art of Protest,” pameran virtual ini akan menampilkan pengalaman interaktif yang dikembangkan oleh agensi kreatif dotdotdash. Dalam prosesnya, agensi ini telah mengubah bentuk interior dari pos terdepan Compound Gallery ‘South Bronx, menjadi sebuah lingkungan 3D berbasis WebGL. Nantinya, teknologi ini mampu membawa pengunjung untuk menjelajahi berbagai karya yang dipamerkan. “The Art of Protest” akan lebih jauh menyoroti wabah lain yang menginfeksi orang-orang yang ada di Amerika Serikat, yaitu rasisme sistemik dan kebrutalan polisi. Acara ini akan menghormati dan merayakan para pemberani yang telah berada di garis depan keadilan untuk memprotes ketidakadilan yang ada di seluruh negeri.

Karya foto-foto tersebut adalah hasil jepretan dari tujuh fotografer berkulit hitam, akan ditampilkan dalam presentasi termasuk visual oleh Lenny S. karya Roc Nation dan insinyur musik legendaris, Young Guru. Gambar-gambar yang penuh emosi ini menyoroti protes yang sedang berlangsung karena dipicu oleh pembunuhan terhadap George Floyd oleh oknum polisi brutal di Minneapolis pada bulan Mei kemarin. Salah satu pendiri Compound, Set Free Richardson, akan menjadi tuan rumah untuk panel diskusi langsung dengan masing-masing seniman yang akan membahas panjang lebar mengenai pengalaman pribadi mereka dalam menangkap reagam visual ini.

Compound yang bermitra dengan agensi kreatif dotdotdash ini, akan menyelenggarakan pengalaman terbaik dalam melihat sebuah pameran di galeri virtual inovatif pada 17 Juli pukul 7 malam EST. Dengan berlakunya social distancing sebagai norma baru, Compound dan dotdotdash akan menyulap kondisi normal Galeri Compound ke panggung virtual; menciptakan jaringan, dan pengalaman yang memperluas pikiran untuk menginspirasi penggemar lama maupun baru dari galeri Compound sendiri. “The Art of Protest” akan memamerkan foto-foto dari karya oleh segelintir fotografer, termasuk influencer berpengaruh yaitu Nation Lenny S. dan insinyur musik legendaris Young Guru, bersama dengan David ‘Dee’ Delgado, Ismail ‘Calligrafist’ Sayeed, Steven ‘Sweatpants ‘Irby, Anthony B Geathers, Gabriella Angotti-Jones, dan Saúl López.

Acara ini akan ditutup dengan menghadirkan penampilan dari banyak tamu, yang akan diumumkan melalui Instagram Compound. Selain itu, mereka juga akan bermitra bersama Jägermeister, untuk membuat sebuah kampanye baru yang akan mencoba untuk mencari solusi baru di masa-masa sulit ini dengan nama #savethenight. Kampanye global tersebut akan menawarkan berbagai macam akses luas kepada para profesional di bidang seni, dengan tujuan agar mereka bisa terus menciptakan karya seni di kondisi yang belum stabil seperti sekarang ini. Cetakan karya foto tersebut akan dibuat secara terbatas oleh masing-masing fotografer, dan akan tersedia untuk dijual, serta disponsori oleh Moab Paper, bersamaan dengan acara ini, Compound juga akan merilis sebuah merchandise baru. Sebagian dari hasil penjualan akan digunakan kepada organisasi Black Artist Fund, yang dalam pergerakannya, mereka banyak mengumpulkan sumbangan yang akan dihibahkan secara langsung kepada setiap seniman kulit hitam dan organisasi seni di seluruh AS.

Compound Gallery sendiri adalah sebuah ruang kreatif di mana seni visual, musik, mode, dan olahraga digabungkan menjadi satu. Galeri ini yang penuh nuansa inspirasi dan inovatif ini didirikan oleh Set Free Richardson. Compound dalam perjalanannya banyak mendedikasikan dan mengkurasi apa yang ingin ditunjukkan berdasarkan estetika mereka sendiri, dan sekarang diterjemahkan ke dalam sebuah ruang galeri. Lebih dari sekadar ruang fisik, Compound juga hadir sebagai wadah atas disiplin kreatif dan ekspresi terhadap pemberdayaan budaya, dan semua bentuk seni.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website