Newsletter subscribe

GIGS

Tur Kuliner Virtual di Singapore Food Festival 2020

Posted: August 16, 2020 at 5:20 pm   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Bagaimana jadinnya jika festival makanan dibuat secara virtual? Yang pasti kita hanya bisa melihatnya saja, tanpa bisa mencium aromanya yang sedap, tanpa bisa menyentuh teksturnya yang lembut. Tapi mungkin asumsi demikian bisa juga salah. Pasalnya beberapa hari ke depan, di tengah pembatasan fisik yang saat ini masih berlaku, Singapura sedang mempersiapkan gelaran tahunan Singapore Food Festival (SFF) dengan memanfaatkan teknologi digital yang akan memberi pengalaman baru kepada para audiens. Ya, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, SFF tahun ini untuk pertama kalinya digelar secara virtual dan akan terselenggara pada dua sesi yaitu pada 21-23 Agustus dan berlanjut di tanggal 28-30 Agustus 2020. Tahun ini SFF mengambil tema “Rediscover the Foodie in You”.

Dalam helatan kali ini SFF akan berbagi pengalaman mengenai gastronomi yang setidaknya ada 25 mitra yang dilibatkan di bidang industri makanan dan minuman. Disini para mitra tersebut akan mengangkat makanan khas beserta keistimewaan kuliner di Singapura. Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi mampu membawa kemajuan yang sangat pesat. Ketika dunia dilanda pandemi, buah dari perkembangan teknologi ini mampu menjadi solusi yang tepat.

“Meskipun kami tak dapat mengadakan SFF dalam format acara yang biasa, kami tidak sabar menantikan kejutan yang akan dibawa oleh festival edisi virtual pertama ini.” tutur Renata Sundra, Director of Retail and Dining, Singapore Tourism Boarrd (STB) dalam siaran persnya.

“Kami mendorong tiap partisipan untuk turut mendukung para koki, bartender, dan tokoh kuliner Singapura, sembari menghidupkan kembali passion sebagai pecinta kuliner melalui kegiatan gastronomi menarik yang kami rancang.” Lanjut Renata.

SFF telah merancang dua program inti yang bisa diikuti oleh para peserta virtual diseluruh dunia, yakni program Masterclass dan program Tur Makanan Virtual, yang bebas ditonton tanpa biaya dan bisa diikiti mealui platform Webex. Setidaknya ada 17 kelas yang diadakan dalam program masterclass bersama para masterchef kenamaan dibidangnya masing-masing. Yakni kelas masak kue (chef pastry) oleh Cheryl Koh yang akan menyajikan éclair, salah satu varian dalam sus. Kemudian chef Julien Royer akan memberikan kelas cara pembuatan Promenade A Singapour, salah satu salad paling populer. Selain kiat-kiat membuat makanan, program ini menampilkan juga para peramu minuman, yaitu Colin Chia dan Charmaine Thio. Kedua orang tersebut adalah bartender dari Nuutmeg and Clove, sebuah bar yang saat ini berada di peringkat 32 dalam Asia’s 50 Best Bars 2020. Mereka akan berbagi bagaimana cara membuat koktail dan ragam minuman beralkohol lainnya.

Untuk program tur kuliner sendiri akan dipandu oleh selebriti Chua Enlai. Ia akan mengajak kamu menyambangi Tanjong Pagar, Chinatown, Katog dan Joo Chiat. Tak hanya menyaksikan bagaimana makanan di tempat-tempat itu tersaji, tapi Chua Enlai pun akan menyajikan kisah dari beberapa tempat makanan populer, bisnis kuliner warisan, juga tempat-tempat kuliner yang saat ini belum banyak diketahui oleh khalayak luas. Kuliner virtual ini sebelumnya pernah diadakan juga loh oleh Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di San Fransisco pada bulan Ramadhan lalu. KJRI San Fransisco menghadirkan 16 pelaku usaha kuliner Indonesia dari empat negara bagian Amerika Serikat. Dan acara tersebut ditayangkan secara langsung pada platform Zoom dan Youtube. Selain menghadirkan kuliner khas Indonesia, KJRI San Fransisco juga mengadakan bazzar dengan menu makanan khusus Lebaran.

Kira-kira bagaimana ya sensasi festival makanan yang digelar secara virtual ini. Apakah mampu membangkitkan selera makan kita atau hanya memberikan pengalaman baru? Kita saksikan saja nanti.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website