Newsletter subscribe

MOVEMENT

Eksplorasi Seringai dalam Video Musik Ishtarkult

Posted: February 4, 2021 at 10:37 pm   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Band Seringai baru saja merilis video musik dari single ketiga album Seperti Api yang bertajuk Ishtarkult. Berbeda dari sebelumnya, kali ini Seringai menyajikan video musik animasi.

Dalam jumpa media virtual, Rabu (3/2), video musik itu merupakan hasil kerja sama dengan studio animasi Afterlab. Kerjasama itu lahir setelah personel Seringai diskusi dan menentukan konsep video.

Vokalis Arian Arifin alias Arian13 mengaku sangat ingin membuat video musik animasi sejak dulu. Terlebih Seringai sudah membuat sejumlah video musik pada umumnya, yang terbaru adalah Selamanya dan Adrenalin Merusuh.

“Gue sendiri penggemar animasi fiksi ilmiah. Gue juga sudah punya jalan cerita sederhana dan kemudian dikembangin sama personel Seringai lain, setelah itu kontak Afterlab,” kata Arian.

Ishtarkult sendiri, kata Arian, bercerita tentang hubungan seksual. Menurutnya hal itu bisa dilihat secara tersirat lewat lirik lagu yang ia nyanyikan bersama solois Danilla Riyadi.

Sementara, video musik menampilkan jalan cerita yang berbeda. Video berdurasi lima menit 20 detik ini mengisahkan pemimpin sekte Sumeria pemuja Dewi Ishtar yang bertemu dengan anggotanya.

Pada zaman Mesopotamia, Ishtar merupakan dewi kesuburan, cinta, perang, dan hubungan seksual. Namun, kehadiran Dewi Ishtar dalam video musik Ishtarkult justru jadi bencana bagi pemujanya.

“Cerita itu dipadukan dengan fiksi ilmiah yang futuristik dengan kemunculan mothership. Sketsa mothership gue yang bikin dan memang ingin berbentuk phallus (kelamin laki-laki atau lingga),” kata Arian.

Sementara, drummer Edy Khemod menjelaskan bahwa video musik ini merupakan eksplorasi yang tepat bagi Seringai. Terlebih mereka sudah membuat berbagai jenis video musik dan merasa apa hal berbeda yang bisa dilakukan.

“Kami bersyukur banget bisa bekerja sama dengan Afterlab yang bisa mengejar waktu penggarapan. Video musik animasi ini selesai dalam waktu empat bulan,” kata Khemod.

CEO sekaligus founder Afterlab, Reza Permana, menjelaskan bahwa penggarapan animasi berdurasi lima menit dalam empat bulan termasuk cepat. Biasanya studio yang pernah bekerja sama dengan Disney ini membutuhkan waktu enam bulan untuk satu menit video.

“Ini bisa empat bulan karena kami coba menyesuaikan dengan gaya animasi yang ada dan digarap 20-30 orang dengan pekerjaan masing-masing. Kemarin memang ada kendala teknis, seharusnya bisa rilis lebih cepat,” kata Reza.

Selain merilis video musik, Seringai juga menjadikan Ishtarkult sebagai single ketiga dari album Seperti Api (2019). Basis Sammy Bramantyo mengaku bahwa pengumuman single ini telat namun ada di masa yang tepat.

“Kalau dipikir momen, Seringai belum menerima panggung virtual dan gak aktif manggung selama 2020 karena pandemi. Nah di 2021 seringai punya Ishtarkult untuk jemput bola penggemar, sesuatu yang seger,” kata Sammy.

Selain itu, Sammy juga menjelaskan bahwa Arian mengalami gangguan pita suara dalam beberapa bulan belakangan sehingga harus istirahat vokal. Hal ini juga menjadi salah satu alasan Seringai rehat manggung.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website