Newsletter subscribe

SEART-B(H)UTAN

Dewan Dosen bersama Mendikbudristek Indonesia Siap Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia

Posted: August 25, 2021 at 8:46 am   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Dewan Dosen Indonesia menggelar Konferensi Nasional Ke-1 yang menjadi wadah para dosen seluruh Indonesia untuk beradu gagasan. Konferensi mengusung tema besar “Refleksi Kemerdekaan RI Ke-76 Dalam Ragam Perspektif”. Konferensi dengan format daring berlansung Senin, 23 Agustus 2021 melalui Aplikasi Zoom yang dimulai sejak pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB dengan Peserta sebanyak 514 (Lima Ratus Empat Belas) dan Presenter sebanyak 150 Dosen dari perwakilan Perguruan Tinggi.

Konferensi menghadirkan Keynote Speaker Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim , Wakil Menteri Agama RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi,M.Si , Staff Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Prof. Dr. Drs. Henri Subiakto, SH, MA. Hadir sebagai Pembicara Konferensi Presidium Dewan Dosen Indonesia Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu, MM selaku Ketua Umum Persatuan Guru Besar Indonesia, Dr. Ahmad Zakiyuddin, S. IP., M.I.Kom. Selaku Ketua Umum DPP Persaudaraan Dosen Republik Indonesia, Dr. Endang Samsul Arifin. S.H.I., M.Ag. Selaku Ketua Umum DPP Forum Silaturahmi Doktor Indonesia, Ika Widiastuti, S.IP., M.AP. Selaku Ketua Umum Perkumpulan Dosen Program Hibah Indonesia, Dr. Pitoyo, M.Ikom. Selaku Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi UNPAD, Dr. Asep Kamaluddin Nashir, M.Si. Selaku Ketua Umum Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia, Mesran, M.Kom. Selaku Ketua Umum Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi.

Acara pun dibuka oleh Ketua Pelaksana Dr. Ahmad Zakiyuddin serta simbolis secara resmi oleh Ketua Umum Pergubi Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu.

Dalam sambutannya Ahmad Zakiyuddin menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mensukseskan acara konferensi. Zaki yang juga Ketua Umum PDRI dan Dosen FISIP Unla menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun silaturahmi, kolaborasi, serta sinergitas yang kuat dalam mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi. Dalam mewujudkan tujuan tersebut sangat penting adanya kerjasama dengan semua asosiasi dosen yang ada di Indonesia. Saya mengajak kepada semua asosiasi dosen untuk bergabung dalam dewan dosen Indonesia, “Kata Zaki.

Sementara Prof,Dr. Ir.Gimbal yang merupakan Ketua Umum Pergubi dalam sambutannya menyoroti bahwa kemerdekaan yang kita miliki saat ini bukanlah sebagai hadiah dari penjajah. Melainkan hasil dari banyaknya perjuangan dan jeri payah para pahlawan kita. Untuk itu refleksi kemerdekaan sangatlah diperlukan, “Ungkap Gimbal.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim menambahkan, dalam paparan strategisnya keberlangsungan serta keberhasilan tercapainya tujuan Program Kampus Merdeka tak terlepas dari perjuangan para dosen di seluruh Indonesia beserta para mahasiswanya.

Nadiem meyakini kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi keprofesian seperti Dewan Dosen Indonesia dapat membawa dunia Pendidikan Indonesia menjadi lebih baik lagi.

“Saya rasa kolaborasi ini perlu, demi peningkatan kualitas dan mutu pendidikan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Akan tetapi pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari cara dan sudut pandang masyarakat saat ini. Seperti halnya yang dipaparkan Wakil menteri Agama, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. Menurutnya, dalam perkembangannya ada 3 hal mendasar yang terjadi di masyarakat. Pertama, berkembangnya cara pandang, sikap dan praktek beragama yang berlebihan.

Kedua, berkembangnya klaim kebenaran secara subyektif dan pemaksaan kehendak atas tafsir agama. Ketiga, berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ketiga aspek ini yang sekarang kita hadapi. Mudah-mudahan Pendidikan kita kedepan bisa lebih baik dan melahirkan sdm yang berpegang teguh dengan ideologi bangsa Indonesia (Pancasila),” tuturnya.

Staff Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Prof. Dr. Drs. Henri Subiakto, SH, MA juga menyoroti ihwal pendidikan berbasi digital di Indonesia. Menurutnya, Presiden Joko Widodo meminta adanya roadmap Indonesia Digital yang meliputi 4 hal utama.

Pertama, memperluas akses infrastruktur digital. Kedua, peningkatan talenta digital. Ketiga, mendorong adaptasi teknologi dan keempat menyelesaikan regulasi pendukung.

Ia menyadari, perkembangan teknologi ini sangat cepat. Manusia dalam lingkup global terkoneksi dalam satu wadah (teknologi). Sehingga disinformasi, miskomunikasi, disinterupsi, sampai informasi hoaks tidak dapat terhindari.

“Cara menangkal hal tersebut diperlukan fondasi yang kuat, caranya dengan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan kita,” pungkasnya.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website