Newsletter subscribe

MUSIC

Glosalia Rilis Single Terakhir Berjudul “PARAH” Di Awal Tahun 2021

Posted: Januari 17, 2021 pukul 8:36 am   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Setelah pada tahun 2020 Glosalia mengeluarkan single secara digital berjudul “Kita Akan Selalu Bersama” dan single cover “Enjoy The Silence” milik Depeche Mode bersama rekan-rekan musisi/ seniman Bandung, kini Glosalia kembali merilis single terakhir diawal tahun 2021 berjudul “Parah”.

Musik dari single “Parah” tersebut tanpa part intro, semua instrumen bersamaan masuk tanpa basa-basi, boleh jadi single “Parah” merupakan satu-satunya single yang tidak memiliki intro diantara single-single yang pernah diciptakan unit industrial rock asal Cicadas – Bandung tersebut.
Jenuh dengan pola kebiasaan pada umumnya, tapi bisa jadi ingin mencoba sesuatu yang baru, dan sejauh ini bisa dikatakan berhasil dan memberikan kepuasan tersendiri bagi para internal yang berkepentingan di Glosalia.

Format tanpa bass digantikan Synth ala single “Hail Gundala” (OST Gundala) masih dipertahankan sampai dengan detik ini, namun bukan Glosalia namanya apabila tiba-tiba merubah format dan mencari hal-hal baru yang belum pernah dikerjakan sebelumnya, dan semuanya sangat bersifat situasional.

Produksi musik single “Parah” dikerjakan dengan merespon beberapa adegan di film “se7en” karya penulis Andrew Kevin Walker dan David Fincher sebagai sutradara, dengan bahan dasarnya sudah lama dikerjakan dengan memakai gitar akustik pada awalnya justru terinspirasi single “Even Flow” milik Pearl Jam. Dan sekarang semakin mengerucut dan mengentalkan aroma band-band rock 80 dan 90an seperti synth rock ala Gary Numan, rock powerfull ala Nine Inch Nails dan musik kejanggalan dari Puscifer.

Sebelum single “Parah” resmi dirilis, beberapa rekan seniman/ musisi sempat mengeluarkan komentar melalui video reaction, sebagai berikut:
Mbi Febby (Konfliktion/ Godless Symptoms): “Lagu yang dari awal menghantam dengan luapan emosi, karakter musik yang sangat berbeda, sound yang lebih kental, komposisi lagu yang menurut saya benar-benar lebih kompleks”.
Bulux (Superglad/ Kausa/ Waiting Room): “Asli gw suka banget! Parah emang, ada nuansa 3teeth dan Trent Reznor disini”
Sony (Poison Nova): “Megah! Industrial banget, keren produksinya megah, mereka cukup serius bikinnya”.

‘Liar frustasi sial parah // Kesedihan bersembunyi didalam adegan janggal // Batas diri mengalahkanku dan bertanya hingga ku termangu // Ambisi mimpi terjebak kebuntuan // Berserakan berantakan! //
Penggalan syair tersebut bercerita tentang tokoh detektif Mils yang selalu kalah satu langkah terhadap setiap peristiwa pembunuhan berantai yg dilakukan oleh sang pembunuh. Sudah barang tentu membuat frustasi dalam mencari teka-teki kode yang ditinggalkan di setiap peristiwa pembunuhan tersebut.
Inspirasi artwork single “Parah” hadir ketika Glosalia melaksanakan photo session di sebuah tempat milik salah satu personilnya yaitu Deyang, seketika Raufa Gufran memiliki ide artwork setelah melihat sebuah patung yang entah karya siapa, serta If yang terinspirasi cover album “The Nothing” milik Korn serta warna abu-abu.

Berbekal ide spontan tersebut, kemudian divisualisasikan secara detail oleh Raufa Gufran ke dalam sebuah artwork yang didaulat mewakili single milik Glosalia yang berjudul “Parah”.
Single “Parah” resmi dirilis secara digital dibawah naungan Teargaslab Records dan dapat didengarkan di semua platform digital yang tersedia.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website