Newsletter subscribe

INDUSTRIE

Holykillers Berekspansi Ke Ranah Teknologi Blokchain Rilis NFT Albumnya

Posted: September 18, 2021 pukul 5:22 pm   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.id – Gejolak perkembangan dunia trading ranah digital tampaknya membuka peluang meraup keuntungan bagi siapa saja. Seperti yang kita kenal di antaranya bitcoin dan NFT (Non Fungible Token), keduanya sudah mendapatkan banyak perhatian dari dunia internasional, termasuk para seniman. Hal ini juga yang mendorong band metalcore asal Tangerang, Holykillers. Mereka kembali mencuri perhatian publik dengan merilis NTF dan memasarkannya secara internasional.

NFT sendiri kini sedang menjadi suatu topik yang hangat untuk diperbincangkan khususnya di kalangan pengamat ekonomi. Dengan NFT setiap orang dapat memiliki hak atas aset digital seperti halnya pada aset fisik namun pada proses transaksinya menggunakan mata uang digital yang kita kenal seperti crypto dan beberapa lainnya.

Ternyata setelah meluncurkan album debutnya yang bertajuk Squalor, Holykillers mencoba untuk lebih mengepakkan sayapnya ke ranah teknologi blokchain. Bekerja sama dengan NFTL, merchant NFT garapan Nevertoolavish, Holykillers merilis dua NFT sekaligus berjudul Squalor Iron Frame dan Squalor Box Set yang keduanya dijual secara bertahap serta eksklusif melalui NFTL.

Bukan hanya dalam bentuk NFT tetapi pembeli juga dapat mengklaim dan mendapatkan aset fisik dari NFT yang telah dibelinya, sehingga mereka akan dapat menikmati karya yang telah dibelinya secara lebih ‘real’.

Sebenarnya ini bisa dikategorikan sebuah ide yang brilian, apalagi dilakukan saat industri panggung hiburan masih belum menemukan titik terang di Indonesia. Mungkin saja hal ini yang memicu Holykillers pada akhirnya berekspansi ke ranah teknologi blokchain.

Mengenai debut album Holykillers yang dirilis April 2021 lalu, mereka serta merta merilis video musik berjudul ‘Senyap’. Lagu yang diambil dari album dari album perdana mereka, Squalor. Lagu ini mengajak kita mengulas balik peristiwa tragedi berdarah yang terjadi di Indonesia pada tahun 1965 silam.

Pertumbuhan pasar NFT semakin meningkat, hal ini bisa dilihat dari aktivitas online yang terus meningkat pasca pandemi. Tentu ini menjadi salah satu modal bagi Holykillers dan siapa saja para pelaku seni untuk terus menginvasi ke ranah apa pun. Indonesia kaya dengan keunikan budaya dan karya seni yang bisa menjadi peluang sebagai aset digital.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website