Newsletter subscribe

INDUSTRIE

Usai Transformasi, Kañña Tancap Gas Lepas EP “Pleasure & Desire”

Posted: Maret 2, 2021 pukul 10:21 pm   /   by   /   comments (0)

ROCKMAGZ.ID – Setelah lama vakum dari dunia musik, Richardo P (gitaris dan music composer) dan Gon (vokalis dan song writer) memutuskan untuk kembali membentuk sebuah grup band rock. Aliran rock tetap dipilih sebagai disiplin utama seraya melanjutkan band lama “The Tremolo” yang sudah lama vakum.

Menggandeng Ano Amanullah (drummer) dan Ericko Pandu (bassist) untuk bergabung bersama menggantikan personel lama yang memiliki kesibukan masing-masing, para personel dituntut untuk menemukan titik tengah dari keberagaman ‘warna’ musik mereka.

Setelah berdiskusi bersama, tone musik rock alternative dipilih sebagai jalan tengah yang dapat menyeimbangkan keinginan bermusik masing-masing personil. Agar lebih fresh dan unik, nuansa psychedelic sedikit dicampur dengan lirik realistis yang berdasar pada kejadian hidup mereka.

Nama band juga diubah menjadi Kañña yang memiliki arti jalan menuju kenikmatan. Harapannya setiap pendengar dapat menemukan definisi dan keindahan sesungguhnya dari struktur, komposisi, dan lirik lagu mereka yang tidak biasa.

Single pertama yang dikeluarkan oleh Kañña diberi judul Road Trip. Lagu ini diambil dari kelelahan hidup dalam mengejar standar kesenangan sosial. Tone yang diambil dalam lagu ini adalah blues rock/classic hard rock dengan banyak reference dari band rock classic nasional dan mancanegara.

Diksi kata dalam lirik yang cukup simpel dan tidak metaforis diharapkan dapat menyatu dengan basic konsep musik yang ingin menunjukkan keinginan untuk mencapai gaya hidup yang tidak kompleks. Kañña juga berharap lagu ini dapat berkesinambungan dan linear dengan lima lagu lain pada EP mereka dengan judul “Lightning Thunder”, “Karma Indah”, “Lekas Lepas”, “Grieving”, dan “Ujung Jalan”.

Mereka juga akan merilis project video clip serta live session YouTube yang akan diproduksi oleh Cashagrey. Mereka berharap Road Trip dapat menjadi pintu awal mereka untuk kembali dalam eksistensi musik nasional serta dapat memberikan warna baru bagi pendengarnya.

Comments (0)

write a comment

Comment
Name E-mail Website